Lamteng-Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) beri bantuan sebuah Bulldozer untuk meratakan lahan dalam Lapas Gunung Sugih untuk dijadikan Lapangan Olahraga untuk pembinaan jasmani Narapidana dan ruang terbuka hijau (RTH) untuk masyarakat apabila akan melaksanakan event olahraga di Kabupaten Lampung Tengah. 
"Alhamdulillah pada tanggal 27 April 2018  Sudah bisa difungsikan sebagai Lapangan Olahraga untuk pembinaan jasmani Narapidana dan terbuka untuk masyarakat luar yang apabila akan melaksanakan event olahraga di Kabupaten Lampung Tengah".
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sugih, Syarpani saat meninjau para Narapidana bermain bola di Lapangan hijau lapas. Senin, (30/4) 
Syarpani menyampaikan ucapan terimkasih atas kerjasama semua pihak. "Terimakasih kepada Pemkab LamTeng dan Seluruh Pegawai dan WBP atas kekompakannya memperbaiki citra lapas, saya hanya menakhodai, kalianlah yang bekerja sesungguhnya. Semoga segala usaha kita menjadi ladang amal dan dalam Ridha ALLAH SWT", ungkap Pria yang sedang membangun Blok Wanita dalam lapas ini juga.
Lebih lanjut, pemilik Jargon Lapas Gunsu PASTI BETIK ini mengharapkan bahwa dengan adanya Lapangan mini soccer ini dapat meningkatkan pembinaan jasmani bagi narapidana.
" kami mempunyai dua lapangan olahraga yaitu Lapangan Futsal dan Lapangan Mini Soccer. Saya harapkan semua penghuni bisa bermain secara bergantian, dengan berolahraga akan jauh dari pikiran negatif sehingga keamanan lapas dapat terwujud karena tingkat hunian dari kapasitas 350 sudah terisi 667, kami siap menjadi tuan rumah pelaksanakan even olahraga baik internal maupun eksternal", ujar Syarpani.
Berbagai kegiatan fasilitas pembinaan sudah dimiliki semenjak kepemimpinan Syarpani diantaranya perluasan ruang kunjungan, Layanan kunjungan berbasis IT, Wartelsus PAS, Ruang Laktasi, Play Land, pondok asimilasi budidaya ikan ( lele, gurame, patin), industri pembuatan closet, paving dan batako, unit perkebunan terong diluar lapas, pesantren lapas, pendidikan kejar paket a,b dan c, sanggar pramuka. Semuanya sebagai upaya pembinaan agar narapidana bebas dapat kembali ke masyarakat sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab.(Rls)

Post A Comment: