lisensi

Minggu, 23 Februari 2025, Februari 23, 2025 WIB
Last Updated 2025-02-24T05:56:45Z
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Ini Instruksi Gubernur Mirza Untuk Kadisdikbud Lampung

Advertisement



Bandar Lampung (Pikiran Lampung) – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengintruksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan di Lampung. Salah satu dengan mengeluarkan kebijakan untuk  melarang pihak sekolah melakukan penahanan ijazah siswa, pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP), serta mewajibkan siswa mengikuti study tour yang membebani wali murid.

Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Provinsi Lampung. “Gubernur meminta Disdikbud Lampung mengambil langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Seluruh satuan pendidikan tidak boleh lagi menahan ijazah siswa, melakukan pemotongan dana PIP, dan mewajibkan study tour yang memberatkan orang tua,” ujar Thomas, pada Senin (24/02/2025).


Selain memastikan kepatuhan terhadap instruksi tersebut, Gubernur Lampung juga menetapkan sejumlah target inovasi yang harus dicapai oleh satuan pendidikan. Target tersebut mencakup peningkatan prestasi akademik, pembinaan karakter siswa, serta pengembangan sarana dan prasarana sekolah secara berkala. “Saya ingin melihat bagaimana capaiannya, bagaimana kondisi sekolah sebelum dan setelah ada peningkatan. Begitu juga dengan akademiknya, harus ada progres setiap tahun,” kata Thomas.


Disdikbud Lampung juga akan melaksanakan uji kompetensi bagi kepala sekolah guna menilai kualitas kepemimpinan mereka dalam mengelola satuan pendidikan. “Saya akan mengecek langsung bagaimana kepala sekolah memimpin dan berkomunikasi dengan guru-guru. Mereka yang memang memiliki kinerja baik akan kita dukung penuh,” tambahnya.


Thomas menegaskan bahwa kegiatan pembinaan ini juga menjadi ajang sosialisasi terhadap kebijakan gubernur serta target inovasi pendidikan yang harus dicapai oleh setiap sekolah. “Kami hadir bukan sebagai ancaman, tetapi sebagai mitra dan sahabat. Mari bersama-sama mencari solusi terbaik dan bersinergi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Lampung,” tegasnya.(*)